Manusia Membutuhkan Psikologi Manajemen dan Contoh di Kehidupan sehari-hari

Mengapa manusia membutuhkan psikologi manajemen?
Sebelum mengetahui kenapa kita membutuhkan psikologi manajemen, apa itu psikologi manajemen? Psikologi besadal dari bahasa Yunani psyche yang berarti jiwa dan logos yang berarti ilmu. Jadi secara harifah arti dari Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa. Sedangkan menurut Crow & Crow, pschycology is the study of human behavior and human relationship. Psikologi ialah tingkah laku manusia, yakni interaksi manusia dengan dunia sekitarnya, baik berupa manusia lain (human relationship) maupun bukan manusia: hewan, iklim, kebudayaan, dan sebagainya dan menurut Richard Mayer (1981), Psikologi merupakan analisis mengenai proses mental dan struktur daya ingat untuk memahami perilaku manusia. Jadi pengertiN ahli diatas psikologi adalah ilmu yang mempelajari jiwa tapi berdasarkan kedua ahli diatas Psikologi adalah ilmj yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental.
Dalam buku Manajemen Teori, Praktik, & Riset Pendidikan, kata manajemen berasal dari bahasa Latin, yaitu dari asal kata manus yang berarti tangan dan agere yang berarti melakukan. Kata-kata itu digabung menjadi kata kerja managere yang artinya menangani. Managerediterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam bentuk kata kerja to manage, dengan kata benda management, dan manager untuk orang yang melakukan kegiatan manajemen. Akhirnya, management diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi manajemen atau pengelolaan. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Psikologi manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur / me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan. Mungkin dulu, dalam manajemen hanya mengandalkan sumber day alam untuk memenuhi keperluannya tapi lama-kelamaan mulai terasa dengan menambahkan sumber daya manusia terutama akalnya sehingga orang aka lebih efektif dan efesisn dalam bereproduksi. Pasalnya, ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan, dsb dengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM (Sumber Daya Manusia) yang setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan.

 

 

Contoh di kehidupan sehari-hari
Ada seorang karyawan pada suatu perusahaan besar mempunyai jadwal kerja hari senin-jumat dari jam sembilan pagi sampaj jam lima sore. Dia hanya punya waktu luang pada malam hari dan hari libur. Selain dia bekerja di perusahaan dia juga mempunyai usaha sampingan yaitu berjuan online pakaian-pakaian wanita. Untuk itu dia harus mempergunakan waktu di luar jam kantor sebaik-baiknya dalam mengatur usahanya tersebut. Seperti mengatur keuangan, mengatur waktu yang baik, juga dia harus lebih cermat dalam melihat perkembangan fashion. Dalam hal inipun manajemen yang baik di perlukan guna mengatur segala macamnya agar usahanya berjalan sesuai yang diharapkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ahmadi, abu. (2003). Psikologi Umum. Jakarta : PT. RINEKA CIPTA

Husaini, Usman. (2008). Manajemen Teori, Praktik, & Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s