CONTOH KASUS TERAPI PERILAKU

 

NADIA (20tahun) adalah seorang mahasiswi yang mengalami gangguan emosional. Ia akan merasa cemas dan was-was yang tak terkendali saat orang-orang yang disekitarnya menghampirinya, berperilaku, dan berkata manis padanya. Hal ini terjadi ketika di masa kecilnya ia mengalami bullying. Saat masih duduk di bangku SMA, banyak yang mendekatinya hanya untuk memanfaatkan kepintararan yang dimilikinya, bahkan ada yang membullynya jika Ia tidak membantu atau mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan.
Gejala fisiologis yang dialami oleh Nadia seperti, mengeluarkan keringat dan jantungnya berdetak 2x lebih cepat. Semenjak persitiwa tersebut, Nadia mempelajari sebuah kecemasan ketika menghadapi sebuah stimulus tertentu.

 

TEKNIK TERAPI
Terapi yang digunakan untuk contoh kasus diatas adalag Behaviour Therapy. Yaitu pertama-tama terapis mencari tahu stimulus yang memicu gejala. Lalu terapis menganalisa bagaimana dan mengapa gejala-gejala tersebut menyebabkan perubahan perilaku dari keadaan sebelumnya. Selanjutnya klien diminta untuk membayangkan sejelas-jelasnya dan menjabarkan tanpa celaan atau judgement dari terapis. Kemudian klien didekatkan pada ketalitan yang paling ditakutkan klien dan meminta kepadanya membayangkan apa yang paling ingin dihindarinya. Ulangi prosedur diatas sampai kecemasan tidak lagi muncul dalam diri klien.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s